Katanya, Bungsu itu Manja


Anak Bungsu



Hello, friends!

Siapa di sini yang jadi anak bungsu? Tos dulu kalau begitu. Nah, kita sering banget kan mendengar kalimat begini, 'anak bungsu itu manja banget', 'anak bungsu itu pokoknya nggak mandiri' dan lain sebagainya. 

Mungkin sebagian anak bungsu bakalan sebel mendengar serentetan kalimat tersebut. Saya sendiri juga kadang risih dengan hal itu. Padahal label manja itu bisa juga dimiliki oleh anak sulung. Even dalam keseharian, anak sulung lebih terkenal dengan kemandiriannya.

Anggapan anak bungsu sebagai anak yang manja memang tidak salah tapi juga tidak terlalu benar. Ada yang anak bungsu tapi lebih mandiri karena sudah terbiasa mengerjakan apapun secara mandiri. Sebagai anak bungsu saya juga tidak cenderung manja. Bahkan saya bingung, saya kok tidak punya sikap manja yang kebanyakan seperti anak bungsu seperti kata kebanyakan orang ya? Hehe

Atau ada teman saya, dia bungsu. Ya Allah, dia bahkan pekerja keras sekali. Dia tidak mau menjadi beban dan merepotkan berlebih untuk keluarganya. Justru sebisa mungkin dia bisa menjadi penolong bagi kelaurganya. Luar biasa ya!

Kalau saya, tentu saja perpaduan antara sedikit manja dan banyak berjuang. Haha. Apalagi saat kuliah, saya benar-benar memanfaatkan beasiswa prestasi penuh. Harus menyelesaikan dengan waktu dan hasil sesuai target. Tapi saya tetap enjoy, meski sering kali saya selalu ditagih oleh pembimbing skripsi untuk buru-buru menyelesaikannya.

Dibanding dengan kakak saya pas, dia justru lebih manja. Tingkat manjanya kadang bikin saya iyuwh. Lu kenapa dah? Gitu. Saya beneran kalau dengar orang ngerengekin sesuatu hal, semacam kaya putus cinta, patah hati, itu sedikit kaya geli-geli gitu. Bukan berarti saya tidak pernah patah hati. Saya menangis, tapi saya tidak yang lantas meratapi setiap hari.

Haha, jadi jangan memukul rata semua bungsu di dunia ini manja ya!

Posting Komentar untuk "Katanya, Bungsu itu Manja"